Tips Money Management yang Baik dan Benar di Saham, Forex, Option

5 Tips Money Management Tanpa Bikin Pusing

Hari ini, kami akan membagikan tips tentang bagaimana cara membuat dan mengatur keuangan (money management) yang baik dan benar yang dilakukan oleh Trader Profesional di dunia.

Berikut:

1. Jumlah Risiko

Besar jumlah risiko yang kita keluarkan tiap perdagangan.

Sebaiknya, kita harus mengukurnya dengan nilai uang yang kita miliki baik itu dalam dunia perdagangan, contohnya seperti:

  • Forex,
  • Saham,
  • Bitcoin.

Dan untuk menghitung ukurannya ditentukan dalam persentase dari modal (balance) yang kita miliki saat ini dalam akun trading kita.

Ilustrasi

Sebagai gambaran,

Para trader profesional yang pendapatannya hanya dari trading (Saham, Forex, Option dsb.)…

Jarang mereka mengambil risiko lebih dari 3 persen dari total modal mereka.

Di sisi lain,

Banyak trader yang telah berpengalaman merekomendasikan kepada tentang besarnya jumlah risiko yang kita tanggung adalah antara 3% sampai 5% dari modal.

Tetapi berapapun besarnya risiko yang Anda tentukan,

Anda perlu merasa nyaman dengan pilihan Anda tersebut.

Sehingga Anda bisa berdagang dengan tenang (slow) dan tanpa emosi.

2. Besarnya Ukuran Lot

Tips yang kedua dalam belajar Money Management adalah besar ukuran lot disebut volume.

Pada platform di MetaTrader, dimenamakan dengan, yakni Quantity.

Karena platform Metatrader sangat diminati oleh kalangan trader.

Sebagai pelaku perdagangan di forex pada umumnya lebih familiar dengan sebutan volume trading.

Cara menentukan volume trading itu berdasarkan pada risiko yang lazim disebutkan Position Sizing.

Dengan bantuan dari position sizing,

Besar risiko dalam nilai uang akan selalu sama, berapapun besar Stop Loss (resiko dalam pip) yang kita tentukan.

Volume trading bisa kita atur sesuai dengan besar Stop Loss yang paling pas buat kita.

Ilustrasi

Sebagai contoh, misalnya:

Kita trading dengan Standard Lot pada pasangan mata uang EUR/USD.

Sehingga nilai per pip-nya adalah USD 10.

Jika kita punya saldo sebesar USD 100.000.

Dan risiko yang kita tetapkan untuk membuka sebuah posisi adalah 4%,

Maka, besar risiko yang kita tanggung:

Rumus: Modal x jumlah persentase risiko = jumlah risiko yang ditanggung (JRD)

USD 100,000 X 4% = USD 4,000

Katakan dari hasil analisa kita…

Stop Loss yang paling ideal adalah 50 pip.

Maka, volume trading kita dalam Standard Lot adalah:

Rumus: JRD / (Stoploss x Spread) = Jumlah Lot yang dipakai.

USD 4,000 / (50 X USD 10) = 200 lot

Nah, jika ada 2 trader dengan modal yang berbeda…

…tetapi menerapkan persentasi risiko yang sama serta Stop Loss yang sama pula.

Tentu, ukuran lot mereka berduanya itu berbeda.

Trader yang modalnya lebih besar,

Maka, volume trading-nya juga akan lebih besar walaupun Stop Loss (risiko dalam pip) keduanya sama.

Itulah sebabnya mengapa dalam belajar Money Management:

Besar risiko per trade biasanya diukur dengan nilai uang.

Bukan dengan besarnya pip pada Stop Loss.

3. Kendalikan Emosi

Di samping Money Management,

Faktor penting lainnya dalam trading yang diperlukan oleh kita…

…sebagai pelaku perdagangan (Saham, Forex, Option, etc) adalah keterlibatan emosi.

Kedua hal tersebut saling mempengaruhi…

…dan jika kita tidak memahami dengan baik dan benar.

Maka, hal ini akan membawa bencana (efek) besar dalam perdagangan.

Money Management yang buruk bisa menghancurkan rencana perdagangan yang kita buat selama ini, demikian pula emosi yang tidak terkendali.

Misalnya, jika kita kurang mengerti terhadap Money Management.

Sehingga ketika datangkan bencana kerugian pada setiap posisi perdagangan yang kita jalani.

Maka, akan begitu sulit bagi kita untuk tidak melibatkan emosi saat trading.

Sebaliknya,

Semakin baik kita bisa menerapkan Money Management dalam trading plan kita.

Maka, hal tersebut akan semakin terkendali emosi kita dalam menyikapi hasil trading.

Kita bisa dikatakan sukses belajar Money Management…

…apabila kita bisa mengelola dana dalam account dengan efektif, efisien dan tidak melibatkan emosional.

4. Kita Kuasai Strategi Trading

Bahwa money management akan berjalan baik apabila jika kita mengasah Strategi Trading yang kita miliki saat ini dengan baik dan benar.

Jika kita tidak sepenuhnya menguasai taktik ataupun strategi yang digunakan.

Sehingga kita akan selalu ragu ketika hendak membuka posisi.

Maka, sebaik hal pertama yang kita pelajari adalah Money Management…

…dan kita berupaya memahaminya, kemudian setelah itu kita pelajari taktik yang baik dan benar…

..maka hasilnya akan maksimal.

Strategi trading dan Money Management adalah komponen utama dalam rencana perdagangan yang harus kita jalani secara bersamaan.

Money Management akan berjalan baik…

…hanya jika kita telah mengasahnya…

Dan yakin pada taktik yang kita gunakan.

Sehingga nantinya bisa menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang, minimal 1 sampai 2 tahun tanpa MC.

5. Besarnya Rasio Risk/Reward

Risk/reward ratio adalah perbandingan antara:

  • Besarnya risiko (Stop Loss), dan
  • Besarnya target profit (Reward) yang kita tetapkan.

Jika pada pembahasan sebelumnya kita telah menentukan risiko dan ukuran lot.

Maka, langkah selanjutnya adalah menetapkan besarnya target profit yang kita inginkan, dibandingkan dengan resiko yang telah kita tetapkan sebelumnya.

Sama halnya dengan risiko,

Untuk menetapkan target profit tidak ada ketentuan bakunya.

Hanya saja, kita harus objektif dan realistis sesuai dengan kondisi pasar saat itu.

Trader yang berpengalaman menganjurkan agar Risk/Reward Ratio sebaiknya minimal 1:2.

Kenyataan

Artinya, jika Stop Loss kita 20 pip.

Maka, sebaiknya target profit kita minimal 40 pip, bahkan kalau bisa 1:3 atau lebih.

Semakin besar rasio yang digunakan, akan semakin baik pengaruhnya pada tingkat profitabilitas trading. Bagaimana bisa?

Jika kita bisa menerapkan Risk/Reward Ratio dengan konsisten…

Dalam jangka panjang akan diperoleh return (keuntungan) yang memadai.

Walaupun pada kenyataan realitisnya adlaah persentasi profit kita secara keseluruhan masih lebih kecil dibanding loss-nya.

Misalnya, 70% dari total posisi seorang trader mengalami loss.

Dilihat dari sisi menang kalahnya saja, hal itu tentu saja buruk.

Namun, kita setelah dihitung-hitung rasio keuntungan dan kerugiannya.

Ternyata, dia masih menghasilkan return 15% dari total posisi tradingnya.

Usut punya usut, ia ternyata menerapkan Risk/Reward Ratio minimal 1:2 pada setiap posisi.

Yang penting untuk dipahami dalam bagian belajar Money Management ini adalah:

Anda tentukan besarnya risiko terlebih dahulu sebelum menghitung profit yang mungkin kita peroleh.

File

Apabila Anda ingin lebih mudah dalam mengatur keuangan dalam risiko tiap perdagangan terhadap saldo akun trading Anda.

Mungkin Anda bisa menggunakan file excel di bawah agar lebih memudahkan perhitungannya:

Kesimpulan

Money Management adalah salah satu aspek terpenting dalam trading forex, tetapi seringkali diabaikan oleh kita.

Oleh karena itu, kami membuat konten ini bisa digunakan baik itu para pemula ataupun ahli yang di bidangnya.

Sekarang, giliran Anda…

Yang manakah sumber informasi yang valid, kredibel (terpercaya) yang sering Anda di beberapa tips di atas?

Bagaimanapun, kami ingin Anda berkomentar di blog ini agar kami mengetahui lebih lanjut lagi dan mungkin kami bisa menambahkan disini.

Bisa kontak kami melalui media sosial, seperti:

Referensi:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *