Teknikal Analisis Saham: Langkah untuk Optimalkan Investasi

Teknikal Analisis: Langkah untuk Optimalkan Investasi Saham

Kali ini, kita akan membahas seluk beluk Analisis Teknikal.

Mulai dari definisi, fungsi, dan berbagai tools dan indikator yang digunakan.

Dengan kita membaca dari bantuan artikel ini.

Minimal kita bisa memahami pengertian Analisis Teknikal secara umum.

Analisis Teknikal adalah teknik analisa ini yang biasanya digunakan oleh trader untuk membantu dalam keputusan jual beli dalam trading saham, forex, emas atau komoditas.

Pengertian

Teknikal Analisis: Langkah untuk Optimalkan Investasi Saham
Ilustrasi Teknikal Analisis

Analisis Teknikal atau (dalam bahasa inggris: Technical Analysis) adalah teknik analisa yang menganalisa fluktuasi harga dalam rentang waktu tertentu.

Dari pergerakan harga tersebut trader mengamati pola-pola tertentu yang dapat dipakai sebagai dasar untuk melakukan pembelian atau penjualan.

Alat

Apa yang Kita Butuhkan Untuk Bisa Melakukan Analisis Teknikal?

Analisis Teknikal selalu menggunakan grafik (Chart) untuk melakukan analisisnya.

Maka dari itu, trader yang murni berpegang teguh pada aspek teknikal saja disebut dengan Chartist.

Zaman dulu, grafik harga dibuat sendiri oleh trader.

Untunglah sekarang sudah banyak software yang memudahkan trader, bisa menampilkan grafik harga secara realtime.

Biasanya tiap produk online trading memiliki software sendiri yang digunakan untuk Analisis Teknikal.

Berikut adalah beberapa contoh software yang sering digunakan untuk Analisis Teknikal:

  • Untuk software online trading forex trading biasanya menggunakan MetaTrader. Biasanya software ini gratis pemakaiannya
  • Untuk software online trading saham biasanya tiap broker menggunakan software yang berbeda. Biasanya software ini gratis pemakaiannya. Sebagai contoh software yang saya gunakan adalah HOTS.
  • Anda juga bisa menggunakan software khusus untuk Analisis Teknikal seperti MetaStock atau AmiBroker. Software ini harus dibeli dan Anda perlu membayar layanan data secara berlangganan bila ingin menggunakannya. Bila berlangganan data ini, pergerakan harga dapat dipantau secara real time. Bisa juga mendapatkan data harga secara gratis, tetapi harus men-download sendiri setiap hari.
  • Pilihan lain, Anda bisa menggunakan fitur Analisis Teknikal secara online di internet, misalnya di Yahoo Finance. Namun biasanya fitur Analisis Teknikal yang disediakan terbatas.

Manfaat

Pada praktiknya,

Analisis teknikal saham bakal mendorong Anda untuk fokus dalam memperhatikan pergerakan pasar, terutama harga serta volume.

Berikut adalah manfaat dari kita belajar analisis teknikal di antaranya sebagai berikut:

1. Harga mengikuti tren

Asumsi selanjutnya bahwa harga selalu mengikuti tren.

Pergerakan harga yang berlangsung di pasar tidak terjadi secara acak, melainkan berlangsung dalam pola tertentu.

Selanjutnya, akan ada momen pola tersebut akan berhenti dan berbalik arah.

Di kalangan investor saham, terdapat beberapa jenis tren, yakni:

  • Tren naik (Uptrend),
  • Tren turun (Downtrend), serta
  • Tren mendatar (Sideaway / Kanguru). 

Berkaitan dengan definisi tren Charles H. Dow.

Melalui teorinyam yaitu The Dow Theory membagi tren dalam tiga jenis, yaitu: 

  • Primary trend (Monthly), merupakan pergerakan harga saham dalam jangka panjang. 
  • Secondary atau intermediate trend (Weekly), pergerakan harga yang berlangsung bersamaan dengan primary trend. 
  • Minor trend atau day-to-day moove (Day), fluktuasi harga yang berlangsung setiap hari. 

2. Sejarah Berulang

Terakhir adalah asumsi bahwa sejarah selalu berulang.

Mereka yang menggunakan analisis teknikal saham sering mengatakan kalau pola pergerakan saham akan selalu berulang.

Oleh karena itu, melalui adanya observasi pola pergerakan saham di masa lalu, seorang investor bisa memprediksi pergerakan saham.

3. Pergerakan pasar

Saat melakukan analisis, Anda perlu menjadikan pergerakan pasar sebagai acuan.

Alasannya, karena pergerakan pasar merupakan gambaran kondisi yang tengah terjadi.

Apalagi, adanya pergerakan tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

  • Bencana alam,
  • Politik, ataupun
  • Kondisi psikologis pelaku pasar. 

FAQ

Berikut beberapa pertanyaan mengenai teknikal analisis baik untuk saham, forex, ataupun cryptocurrency.

Di antaranya sebagai berikut:

Siapa yang Menggunakan Analisis Teknikal?

Umumnya pengguna Analisis Teknikal adalah trader yang ingin memanfaatkan fluktuasi harga untuk mendapatkan keuntungan.

Analisis Teknikal Bisa untuk Analisis Apa Saja?

Analisis Teknikal bisa digunakan pada semua produk keuangan yang memiliki data harga. Mulai dari saham, forex, komoditas, futures, dan sebagainya

Grafik Apa Saja yang Digunakan?

Pergerakan harga saham dapat digambarkan sebagai grafik.

Ada banyak jenis grafik yang bisa dipakai.

Namun umumnya grafik Candlestick yang paling banyak dipakai, karena lebih mudah dibaca.

Grafik Candlestick juga memuat harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah.

Alat-alat Apa Saja Dalam Analisis Teknikal?

Analisis Teknikal memiliki banyak tools yang bisa digunakan untuk membantu trader dalam menganalisis.

Contohnya Trend Line, Rectangle, Fibonacci Retracement, dan lain sebagainya.

Yang paling banyak dipakai misalnya adalah Trend Line.

Trend line adalah garis imajinatif yang dibuat untuk menunjukkan kecenderungan (trend) pergerakan harga saham.

Misalnya kita bisa tahu harga sedang uptrend (cenderung naik), downtrend (cenderung turun) atau sideways (datar).

Dengan mengetahui berbagai pola ini Anda akan dapat mengantisipasi kemungkinan terjadinya perubahan harga.

Seperti Apakah Fungsi dari Analisis Teknikal

Analisis Teknikal memiliki beberapa kegunaan di dalam trading antara lain:

#1. Mendeteksi trend atau pola yang sedang terjadi

Analisis Teknikal digunakan untuk menganalisis harga berdasar data harga masa lalu.

Dengan data tersebut,

Analis mencoba untuk melihat adanya suatu trend atau pola harga yang terjadi.

Biasanya trader mengikuti pola yang terjadi.

Misalnya saat harga cenderung naik, trader membuka posisi beli.

Atau sebaliknya saat harga cenderung turun, trader membuka posisi jual.

Untuk menentukan trend, bisa dengan menggunakan tools atau indikator.

#2. Membantu memberikan sinyal beli atau jual

Analisis Teknikal dapat membantu trader untuk menentukan keputusan jual atau beli.

Biasanya menggunakan bantuan indikator.

Apa yang Dimaksud dengan Indikator Analisis Teknikal?

Indikator adalah formula matematis yang salah satu fungsinya untuk membantu kita dalam memberikan sinyal baik itu beli atau jual.

Ada banyak sekali indikator dalam Analisis Teknikal.

Sebaiknya, kita pilih satu saja.

Yang paling umum digunakan misalnya:

#1. Moving Average.
#2. MACD (Moving Average Convergence Divergence).
#3. RSI (Relative Strength Index).
#4. Stochastic.
#5. Parabolic SAR.
#6. Bollinger Band, dan lain sebagainya.

Tiap indikator memiliki karakter dan cara penggunaannya masing-masing.

Ilustrasi:

Sebagai contoh Moving average, sering disingkat MA.

Indikator ini menghitung pergerakan harga rata-rata dari suatu saham dalam suatu rentang waktu, misalnya dalam waktu 50 hari atau sering disebut MA50.

Cara penggunaan indikator ini adalah dengan melihat posisi harga dibandingkan dengan MA50 tersebut.

Apabila grafik harga memotong MA50 ke atas dianggap sinyal beli.

Sedangkan sebaliknya, bila grafik harga memotong MA50 ke bawah dianggap sebagai sinyal jual.

Referensi:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *