10+ Kesalahan Trader Pemula yang Wajib Anda Tahu

7+ Kesalahan Trader Pemula yang Wajib Anda Tahu!

Jika Anda berminat terjun ke dunia forex.

Sebaiknya, kita hindari 5 kesalahan trader pemula berikut ini.

Memulai terjun di dunia forex merupakan pengalaman yang menarik.

Namun, kita patut waspada agar terhindar dari risiko secara umum.

Dengan belajar dari lima jenis kesalahan trader pemula sebagai berikut di antaranya adalah:

Table Of Contents

1. Kurangnya Pemahaman dan Persiapan

Kurangnya Pemahaman dan Persiapan dalam Dunia Forex bagi Trader Pemula (Kesalahan yang pertama)

Faktor yang pertama dari Kesalahan Trader Pemula adalah kurangnya ilmu pemahaman dan persiapan dalam dunia trading forex.

Kesalahan dalam trading bisa jadi disebabkan oleh faktor kurangnya pemahaman dan persiapan.

Tidak sedikit trader pemula yang masuk ke pasar tanpa persiapan yang cukup berujung dengan kerugian.

Catatan

Ketika trader memasuki pasar maka akan berhadapan dengan para peserta lain.

Keuntungan dalam trading didapatkan dari loss peserta lainnya.

Prinsip kompetisi inilah yang berlaku dalam dunia trading atau sering disebut dengan zero sum game.  

Prinsip zero sum game adalah sebuah kondisi dalam sebuah kompetisi di pasar, dimana jumlah perolehan dan kehilangan adalah nol.

Artinya jika ada pihak yang menang, pihak lain pasti kalah.

Pada zero sum game, keuntungan yang didapatkan oleh seorang peserta berasal dari kerugian peserta-peserta yang lain.

2. Kurangnya Modal

Kurangnya Modal dalam Dunia Forex bagi Trader Pemula (Kesalahan yang Kedua)

Kesalahan trader amatiran yang kedua adalah kurangnya modal baik itu finansial ataupun ilmu yang diasah pada otaknya.

Minimnya kepemilikan modal awal para trader pemula menjadi faktor kesalahan yang mereka lakukan.

Catatan Penting

Dan hal tersebut secara bersamaan juga akan dengan cepat “membunuh” mereka.

Karena alasan ini, banyak trader justru menghancurkan akun trading miliknya selama bulan pertama atau di minggu-minggu awal.

Modal trading dapat hilang dan habis, bahkan sebelum Anda dapat belajar mengenai proses trading yang benar.

Dalam kebanyakan kasus, ketidakamanan akun muncul dari kesalahan yang dibuat oleh trader pemula, atau kegagalan dalam mengambil keputusan untuk mengelola dana dengan baik.

Berikut adalah kesalahan trader pemula yang sering dilakukan:

  • Belum cukup memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam dunia trading.
  • Para trader pemula tidak familiar dengan prinsip-prinsip manajemen risiko.
  • Cenderung menganggap remeh risiko-risiko dalam setup trading, sehingga mudah terjerumus pada transaksi impulsif yang merugikan.

Kebiasaan lain yang terlihat di antara para trader pemula adalah menggunakan Stop Loss ketat ketika trading dengan lot kecil, bahkan juga akun trading dengan dana minim

Perlu diketahui, lot ataupun modal trading yang kecil bukanlah biang utama penghancur akun Anda, melainkan Stop Loss ketat.

Jika Anda menggunakan Stop Loss yang terlalu dekat dari Entry, maka peluang posisi Anda untuk tertutup dengan kerugian akan lebih besar dan sering.

Oleh karena itu, usahakan agar dana di akun trading Anda selalu memadai huntuk bisa mengantisipasi perubahan kondisi pasar.

Hal ini akan memberikan fleksibilitas yang diperlukan dalam membuat keputusan trading.

Seperti aktivitas bisnis pada umumnya, Anda juga harus memastikan agar modal trading mencukupi.

Kesimpulan

Jangan mencoba meminimalisir risiko dengan hanya menyetor sebagian modal yang Anda miliki.

Jangan tanggung dalam mendanai akun.

Dan gunakanlah dana tersebut secara tepat melalui manajemen risiko yang baik.

3. Trading Tanpa Perencanaan

Trading Tanpa Perencanaan dalam Dunia Forex bagi Trader Pemula (Kesalahan yang Ketiga)

Catatan Penting

Apabila kita memulai trading tanpa perencanaan (trading plan) yang konkrit (jelas, dapat dipahami oleh kita, masuk akal).

Sama halnya dengan Anda menyerahkan uang atau dana secara cuma-cuma kepada pasar.

Karena pasar akan sangat mudah mengambil keuntungan dari trader yang tidak memikirkan strategi perencanaan dengan baik dan sesuai kebutuhan.

Perlu untuk diketahui, bahwa:

Jika pasar cenderung bergerak melawan posisi Anda

  • Kapan Anda akan menghentikan kerugian?
  • Lalu, jika pasar bergerak positif, kapan pula Anda menentukan untuk mengambil profit?

Jawaban dari kedua pertanyaan tersebut bisa menjadi acuan Anda dalam menentukan posisi exit yang strategis.

Kendalikan keinginan untuk melakukan trading secara spontan dan coba-coba, tanpa mengacu pada rencana manajemen risiko.

Namun, jika Anda telah memiliki keyakinan yang kuat.

Maka, silahkan untuk mengeksekusinya.

Bekerja keras adalah kunci agar perencanaan trading Anda di masa depan semakin matang.

Sehingga, sebaiknya atur rencana untuk menentukan kapan harus memasang Stop Loss dan kapan waktu yang tepat mengambil profit.

4. Over Leveraging

Over Leveraging dalam Dunia Forex bagi Trader Pemula (Kesalahan yang Keempat)

Simpulan

Over-leveraging menjadi faktor penyebab para trader banyak mengalami kerugian.

Karena mereka cenderung tidak memperhatikan Leverage pada proses trading.

Konsep Leverage memang memiliki dua sisi yang berlainan, yakni:

  • Bisa sangat menguntungkan, tetapi
  • Di sisi lain bisa sangat merugikan.

Overleveraging sendiri adalah trading dengan menggunakan ukuran posisi yang terlalu besar dibanding dengan margin yang tersedia.

Disadari atau tidak, risiko Overleveraging sering menyerang para pemula yang berkeinginan untuk cepat kaya dari trading.

Ilustrasi (Contoh)

Misalnya, karena Alvi Iqbal ingin mendapatkan profit $1000 dalam seminggu, sementara modalnya hanya $10.

Maka, ia mencari solusi adalah menggunakan leverage tinggi (1:1000).

Leverage yang dianjurkan bagi pemula adalah 1:100.

Bahkan, rekomendasi yang lebih baik, yaitu 1:50, 1:25.

Namun, malangnya ia bukannya untung.

Posisinya malah cepat tersambar Margin Call.

Apakah Anda masih tertarik untuk mengambil risiko dengan melakukan Over-leverage?

Jawaban: Ya, sah-sah saja.

Itu tergantung dari kebutuhan Anda juga.

5. Melawan Arah Trend Ketika Masuk Pasar

Melawan Arah Trend Ketika Masuk Pasar dalam Dunia Forex bagi Trader Pemula (Kesalahan yang Kelima)

Kesalahan yang sering dilakukan oleh trader adalah menggunakan opini dalam pengambilan keputusan transaksinya.  

Ilustrasi

Misalnya, masuk ke pasar dengan asumsi bahwa trend saat ini sudah mencapai puncak ataupun lembah.

Dan harga tersebut segera akan berbalik arah (reversal).

Setelah kita membuka posisi lengkap dengan level stop loss-nya.

Ternyata, trend berlanjut dan menyentuh stop loss.

Hingga kita mengalami kerugian.

Kadang-kadang hal ini terjadi…

…karena kita sangat optimis dengan perasaan kita tentang arah pergerakan harga pasar.

Dan tanpa kita sadari dalam pikiran bawah sadar.

Kita memang ada sifat alami untuk melakukan perlawanan.

Sifat melawan ini kemudian bercampur dengan optimisme sehingga menimbulkan rasa percaya diri yang berlebihan.

Kesimpulan

Do not trust your opinions…

But, let the action of the market confirm your opinions.

Minimal, Anda bisa melihat pergerakan harga melalui timeframe Day to Month.

6. Membuka Posisi Sesuai dengan Arah Trend, Namun ‘Terlambat’

Membuka Posisi Sesuai dengan Arah Trend, Namun ‘Terlambat’ dalam Dunia Forex bagi Trader Pemula (Kesalahan yang Keenam)

Sebagian trader bisa jadi dengan gampang mengambil risiko…

…sementara sebagian yang lain cenderung untuk selalu menghindari risiko.

Kedua tipe tersebut berlawanan dengan prinsip trading yang benar.

Jika selalu menghindari risiko, trading bukanlah bisnis yang cocok bagi kita.

Sekalipun kita sepakat untuk mau rugi tetapi cenderung berusaha mengkonfirmasi 100% arah trend pergerakan harga, maka itupun tidak akan mungkin.

Harga di dalam pasar bergerak sangat dinamis, tidak ada yang bisa ditentukan dengan pasti 100%.

Saat kita masuk pasar dengan membuka posisi buy atau sell tentu akan selalu akan ada risikonya.

Kesimpulan

Time is the most important element in trading.

7. Overtrading

Overtrading: kondisi ketika Anda tamak membuka posisi dengan ukuran besar dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan paling maksimal. dalam Dunia Forex bagi Trader Pemula (Kesalahan yang Ketujuh)

Overtrading adalah kondisi ketika Anda membuka posisi dengan ukuran besar yang terdiri dari beberapa lot, dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan paling maksimal.

Padahal jika melihat karakter pasar forex secara umum, Anda bisa mudah kehilangan setengah atau bahkan semua modal jika menerapkan cara tersebut.

Overtrading juga bisa diakibatkan oleh beberapa hal berikut:

  1. Terlalu sering masuk pasar.
  2. Mencoba banyak posisi sekaligus merupakan penyebab overtrading
  3. Melakukan aktivitas analisa pasar secara berlebihan (over-analyzing) dan terlalu banyak mengakomodir informasi dari berita atau indikator teknikal. Ini juga merupakan kesalahan trader pemula yang kerap menjerumuskan pada kerugian besar.
  4. Kurang memiliki pengetahuan tentang prinsip-prinsip money management.

Lalu bagaimana cara menghindari Overtrading?

  • Pertama-tama, buatlah aturan money management dan taatilah prinsip-prinsipnya.
  • Modal yang Anda gunakan untuk trading adalah media Anda untuk mendapatkan profit lebih banyak, maka perlakukanlah modal tersebut dengan baik.
    • Tanggung jawab Anda tentunya melindungi dana tersebut.
      • Jika dana justru seringkali hilang, maka kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan juga akan semakin kecil.

Selain itu, memiliki tujuan trading dapat membantu Anda tetap termotivasi dan disiplin, agar bisa menghindari kesalahan trader pemula yang saat ini.

Dalam hal tersebut, Anda harus ingat agar tetap realistis dan sesuai dengan kebutuhan dan kondisa Anda saat ini.

Jika Anda berani menyiapkan dana yang besar untuk melakukan trading disertai keyakinan untuk mencapai target yang besar.

Maka, Anda juga harus siap “gagal” jika belum sesuai ekspektasi.

Jangan terpengaruh pada emosi sesaat.

8. Melakukan Teknik Averaging (Hedging) Pada Posisi Loss

Melakukan Teknik Averaging (Hedging) Pada Posisi Loss dalam Dunia Forex bagi Trader Pemula (Kesalahan yang Kedelapan)

Cara averaging ketika:

Posisi kita sedang minus atau loss (tapi masih open) sangat berbahaya dan cenderung bersifat gambling.

Ini biasanya terjadi ketika kita sedang panik karena merasa telah salah membuka suatu posisi hingga timbul rasa kesal.

Catatan Penting

Kita tidak bisa menerima kenyataan bahwa kita memang salah, loss.

Dan hal tersebut akan kehilangan sejumlah dana kita dalam akun trading kita.

Ilustrasi:

Kita membuka posisi buy, tetapi kemudian arah pergerakan harga berbalik…

…dan kita sedang dalam posisi minus atau loss.

Karena kita panik atau kesal,

Kita buka lagi posisi buy dengan ukuran lot yang sama atau mungkin lebih besar…

…dengan harapan:

Jika kemudian harga berbalik, kita akan bisa menutup kerugian posisi yang sebelumnya atau bahkan bisa malah profit.

Jawaban adalah asal Anda telah mengetahui dengan analisa yang masuk akal dan jelas oleh Anda.

Referensi:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *